Oatmeal sering jadi pilihan sarapan praktis, terutama buat kamu yang ingin makan lebih sehat tanpa ribet. Tapi, mungkin kamu pernah bertanya-tanya: sebenarnya cara makan oatmeal yang benar itu seperti apa? Apakah harus dimasak dulu, atau bisa langsung dimakan?
Tenang, cara penyajiannya bisa disesuaikan dengan jenis oats, waktu yang kamu punya, dan selera makanmu.
Bagaimana Cara Memasak Oatmeal?
Cara makan oatmeal sebenarnya tergantung jenis oat yang digunakan.
Melansir Whole Wheat Council, steel cut oats dan rolled oats perlu dimasak agak lama dengan air mendidih sekitar 15–30 menit karena bentuknya masih utuh dan keras.
Oatmeal instan seperti Quaker Oat Merah atau Quaker Oat 3-in-1 cukup diseduh air panas/susu hangat.
Varian oatmeal quick cook seperti Quaker Oat Biru perlu dimasak di atas kompor selama 1-2 menit. Gunakan rasio 1:2 (1 oat : 2 cair) untuk tekstur kental.
Cara Membuat Oatmeal untuk Sarapan yang Praktis
Menyiapkan oatmeal untuk sarapan sebenarnya tidak perlu ribet atau memakan waktu lama. Ada beberapa cara praktis yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan rutinitas harian, yakni:
1. Cara Memasak di Kompor (Porridge)
Bubur oatmeal hangat cocok untuk kamu yang ingin sarapan cepat tapi tetap mengenyangkan. Metode ini paling cocok untuk jenis oatmeal quick cook seperti Quaker Oat Merah atau Quaker Rolled Oats (kemasan biru tua) agar teksturnya terasa lebih lembut saat dikunyah.
Berikut langkah-langkah cara memasak oatmeal di kompor:
- Rebus air atau susu (400 ml) dalam panci hingga mendidih.
- Masukkan 4 sendok makan oatmeal atau sekitar 40 gram dengan air atau susu ke dalam panci.
- Masak dengan api kecil sambil diaduk terus selama 1-2 menit agar tidak mengerak.
- Tambahkan sedikit bumbu atau pemanis (garam, gula aren, madu, d sesuai selera.
- Masak selama total 3–5 menit hingga teksturnya lembut dan siap dimakan.
- Angkat setelah mencapai kekentalan yang diinginkan.
Kamu bisa mengkreasikan bubur oatmeal menjadi oatmeal savory dengan topping protein gurih seperti Bubur Oats Manado dengan topping sayuran, atau dijadikan bubur dengan topping ayam suwir, kuah kare, dan telur rebus.
Jika ingin yang manis, kamu bisa pilih topping buah-buahan dengan pemanis alami seperti madu, stevia, atau bubuk kayu manis.
2. Overnight Oatmeal
Jika pagi kamu super sibuk, overnight oatmeal bisa jadi solusi praktis. Cukup rendam oats dengan susu atau yogurt selama 6–8 jam atau biasanya semalaman.
Berikut langkah membuat overnight oatmeal:
- Campurkan oatmeal dan susu (almond/UHT) dengan perbandingan 1:1 dalam jar atau wadah tertutup.
- Tambahkan pemanis seperti madu, kurma, puree buah, atau stevia, serta isian lain seperti chia seed, granola, selai kacang, atau greek yogurt jika suka. Aduk rata.
- Simpan di dalam kulkas semalaman (kurang lebih 8 jam).
- Sajikan dingin di pagi hari dengan topping buah atau kacang-kacangan.
Overnight oat paling cocok menggunakan Quaker Oat Biru (Rolled Oats) untuk tekstur yang lebih chewy. Namun, kamu juga bisa menggunakan Quaker Oat Merah (Instant Oatmeal) jika menyukai tekstur yang lebih lembut dan halus.
Baca Juga: Resep Strawberry Cheesecake Overnight Oat
3. Cara Praktis (Seduh/Instan)
Butuh sarapan cepat pagi ini? Kamu bisa pilih oatmeal instant seperti Quaker Oat Merah atau Quaker Oat 3 in 1 yang punya banyak varian rasa. Jenis oatmeal ini bisa jadi opsi paling cepat karena hanya perlu diseduh air panas.
Berikut cara membuat oatmeal instan:
- Tuangkan 3-4 sendok makan oatmeal ke dalam mangkuk.
- Siram dengan air panas atau susu panas sebanyak 150-200 ml.
- Aduk rata dan diamkan selama 2-3 menit hingga lembut.
- Tambahkan topping buah potong, granola, atau kacang-kacangan jika suka.
Tetap perhatikan informasi nilai gizi untuk membantu menjaga pola konsumsi harian yang seimbang.
Cara Makan Oatmeal yang Enak dan Tetap Sehat
Oatmealadalah makanan yang sangat fleksibel, bisa dibuat menjadi sajian yang manis hingga gurih sesuai selera. Kuncinya adalah menyeimbangkan karbohidrat dari oat, protein, lemak sehat, serta serat dari buah atau sayur agar lebih mengenyangkan dan bernutrisi.
Jadi, oatmeal enaknya dicampur apa? Berikut beberapa cara sederhana agar oatmeal tetap sehat sekaligus lezat.
1. Pilih Cairan yang Lebih Bernutrisi
Oatmeal biasanya dimasak dengan air, tetapi kamu bisa menggantinya dengan cairan lain agar rasanya lebih creamy dan bergizi karena ada tambahan kandungan protein, kalsium, atau nutrisi lain.
Beberapa pilihan yang bisa dicoba antara lain:
- Susu full-cream/UHT
- Susu rendah lemak
- Susu almond atau susu kedelai
- Greek yogurt
- Kaldu rendah garam untuk oatmeal gurih
2. Tambahkan Buah atau Sayuran
Agar oatmeal lebih segar dan kaya nutrisi, tambahkan bahan alami seperti buah atau sayur.
Contoh topping yang populer:
- Pisang, apel, atau pear
- Beri seperti strawberry atau blueberry
- Persik atau buah kering
- Wortel parut atau bayam untuk versi gurih
- Buah memberikan rasa manis alami sekaligus menambah serat dan vitamin, sedangkan sayuran bisa membuat oatmeal terasa lebih unik dan bergizi.
3. Tambahkan Sumber Protein agar Lebih Mengenyangkan
Protein membantu membuat oatmeal lebih mengenyangkan dan menjaga energi lebih stabil. Beberapa sumber protein yang cocok untuk oatmeal antara lain:
- Yogurt plain
- Telur
- Kacang atau nut butter
- Keju atau susu
Menambahkan protein juga membuat oatmeal menjadi menu sarapan yang lebih seimbang.
4. Gunakan “Flavor Booster” yang Lebih Sehat
Agar rasanya tidak membosankan, kamu bisa menambahkan sedikit bahan penambah rasa tanpa harus menggunakan gula berlebihan. Contoh flavor booster yang bisa digunakan:
- Kayu manis
- Vanila atau ekstrak rasa alami
- Kelapa parut
- Madu atau sirup maple dalam jumlah kecil
Rempah seperti kayu manis sering digunakan untuk memberikan aroma manis tanpa menambah banyak kalori.
5. Coba Variasi Oatmeal yang Berbeda
Selain oatmeal panas klasik, kamu juga bisa menikmati oat dalam berbagai bentuk lain. Berikut beberapa contoh kreasi oatmeal dari Quaker Oat yang bisa kamu coba agar tidak bosan:
- Overnight oats yang direndam semalaman dengan susu atau yogurt
- Smoothie oat dengan buah dan susu
- Oatmeal panggang (baked oats) dengan topping buah
Cara ini membuat oatmeal tidak terasa monoton dan lebih mudah disesuaikan dengan selera.
Baca Juga: Resep Tiramisu Oats Pancake
Kapan Waktu Makan Oatmeal yang Benar?
Oatmeal bisa dijadikan menu sarapan karena praktis dan membantu kenyang tahan lebih lama.
Oatmeal juga bisa dimakan sebelum olahraga untuk menambah energi, atau bahkan jadi makan malam ringan jika ingin sesuatu yang praktis dan tidak terlalu berat.
Namun, tidak ada aturan waktu terbaik untuk makan oatmeal. Oatmeal bisa dimakan kapan saja tergantung kebutuhan dan rutinitas harianmu.
Kesalahan Umum saat Makan Oatmeal
Meskipun sehat, ada beberapa kesalahan yang sering terjadi saat makan oatmeal. Berikut di antaranya yang sebaiknya kamu hindari:
- Porsi terlalu besar. Oatmeal memang sehat, tapi jika porsinya berlebihan maka asupan kalori tetap bisa meningkat.
- Terlalu banyak topping manis, sehingga membuat oatmeal jadi tinggi gula dan kalori.
- Tidak menambahkan protein yang justru membuat kamu mudah lapar dan bisa makan lebih banyak lagi.
- Tidak membaca label oatmeal instan. “Komposisi oatmeal instan dapat berbeda-beda, sehingga penting untuk membaca informasi nilai gizi sebelum memilih produk.”.
Dengan kombinasi bahan yang tepat, kamu bisa membuat oatmeal terasa lebih enak tanpa harus mengorbankan tambahan kalori.
Singkatnya, selama porsinya pas dan kombinasinya seimbang oatmeal bisa jadi pilihan makanan yang sehat. Menggunakan oats berkualitas seperti produk dari Quaker Oat juga bisa membantu kamu menikmati oatmeal dengan lebih praktis sebagai bagian dari menu sehari-hari.